Hati-hati dalam berbicara, karena pembicaraan itu do'a. Memang telah sering kejadian karena perkataan. Banyak hal yang terjadi akibat sembarangan berkata. Seperti hari ini aku terlambat beberapa jam membuat semua perasaanku seakan gelap dan duniaku seakan sempit, Semuanya terasa sempit saat kesempatan telah pergi meninggalkan kita, sebab kesempatan tidak akan datang untuk kedua kalinya.
Mungkin hari ini aku gagal sebab pagi aku telah melakukan beberapa kesalahan. diantara kesalahan aku telah berkata salah. Sekarang aku gaal karena aku berkata akan terlambat dan memang perkataan itu nyata, aku terlambat beberapa detik saja, kesempatan-pun hilang pergi meninggalkanku. Sebab semua ini adalah karena aku tidak pandai menjaga waktu, karena menjaga waktu adalah merupakan salah satu kunci kehidupan orang sukses.
Mungkin karena pagi tadi aku tertidur dengan pulas, dan bangunnya kesiangan, membuat persiapan hilang, dan semangat pergi kesana juga mengurang, padahal saat itu adalah saat terpenting aku pergi kesaana. Disaat puncaknya aku harus pergi kenapa aku tidak pergi..? Inikah rahasia ilahi?. Kegagalan hari ini mungkin bukanlah merupakan sebuah kegagalan yang hakiki, tapi kegagalan ini adalah merupakan keesuksesan yang tertunda. Semoga kegagalan hari ini menjadi sebuah cerminan dan gambaran untuk hari-hari berikutnya. Cukuplah satu kali kegagalan ini terjadi, jangan sampai terulang lagi.
Namun jika difikir-fikir, kegagalan ini ada kaitannya dengan pembicaraanku dulu. Dulu aku pernah mengatakan bahwa aku akan mengikuti si A untuk melakukan B, dan ternyata kini ungkapan itu terbukti dan benar-benar menyakitkan hati. Perkataan itu memang merupakan sebuah do'a, Maka berhati-hatilah dalam setiap perkataan.
Jangan berkata sebelum berfikir, memikirkan akibat dari perkataan yang akan kita katakan. Sebelum kita menciptakan sesuatu, terlebih dahulu kita harus memikirkan dampak dari sesuatu tersebut. Intinya hasil akhirlah yang harus dipertimbangkan dan difikirkan. Tindakan adalah sebuah proses dan hasillah yang menjadi tujuan utamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar